MAKALAH
KOMUNIKASI DATA DAN JARINGAN KOMPUTER
(Disusun
untuk memenuhi salah satu tugas UKK mata pelajaran Komunikasi Data)
Oleh : Roselina Krismayanti
Kelas : XI TKJ-4
KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
SMK NEGERI 6 GARUT
TAHUN AJARAN 2015
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kehadirat
Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan
Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam
bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat
dipergunakan sebagai salah satu acuan, dalam kegiatan belajar
mengajar, sehingga mampu mencapai kompetensi yang di harapkan.
Harapan saya semoga
makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca,
sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga
kedepannya dapat lebih baik.
Makalah ini saya akui
masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh
kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang
bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.
Garut, 15 Juni 2015
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Maraknya internet sudah tidak bisa
di bendung lagi dikarenakan maraknya globalisasi di Indonesia. Pertanyaannya, Apakah
kita tahu perangkatnya atau hanya mampu menggunakannya saja? Jawabannya ada
dalam diri Anda sendiri. Apakah sudah merasa puas dengan hanya menggunakannya
saja tanpa mengerti sedikit lebih dalam tentang internet itu?
Yang pasti, internet adalah salah
satu komunikasi data yang sangat marak di kalangan masyarakat umum. Apa itu
komunikasi data? Jawabannya ada di dalam makalah yang sedang Kita pelajari ini.
Dan yang pasti adalah internet adalah jaringan yang menghubungkan masyarakat
seluruh dunia pada umumnya. Namun, apakah sudah tahu dan mengerti apa itu
jaringan?
B. Landasan Teori
Jaringan
Komputer
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat
berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan
dapat mengakses informasi(peramban web). Tujuan dari jaringan komputer adalah
Agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat
meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima
layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim
layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan computer. Dua
buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan
terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan
komputer yang sederhana.: Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih
luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.
Komunikasi
Data
komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari
dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi
lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti
internet
Secara
umum ada dua jenis komunikasi data, yaitu:
1.
Melalui Infrastruktur Terestria
Menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya.
Membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastruktur jenis ini. Beberapa
layanan yang termasuk teresterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan
Komunikasi Data Paket
(SKDP).
2.
Melalui Satelit
Menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang
dicakup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak
memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang
lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via
satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari
(Sun Outage) dan yang paling parah terjadi
setiap 11 tahun sekali.
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN KOMUNIKASI DATA
Komunikasi data adalah transmisi
atau proses pengiriman dan penerimaan data dari dua atau lebih device (sumber),
melalui beberapa media. Media tersebut dapat berupa kabel koaksial, fiber optic
(serat optic) , microware dan sebagainya.Komunikasi data merupakan gabungan
dari beberapa teknik pengolahan data. Dimana telekomunikasi yang dapat
diartikan segala kegiatan yang berhubungan dengan penyaluran informasi dari
titik ke titik lain. Sedangkan pengolahan data adalah segala kegiatan yag
berhubungan dengan pengolahan.
B. JENIS-JENIS KOMUNIKASI DATA
Secara umum jenis-jenis komunikasi
data dibagi atau digolongkan menjadi dua macam yaitu :
- Infrakstruktur terrestrialAksesnya dengan menggunakan media kabel dan nirkabel. Untuk membangun infrakstuktur terrestrial ini membutuhkan biaya yang tinggi, kapasitas bandwitch yang terbatas, biaya yang tinggi dikarenakan dengan menggunakan kabel tidak diprngaruhi oleh factor cuaca jadi sinyal yang diguakan cukup kuat.
- Melalui satelitAksesnya menggunakan satelit. Wilayah yang dicakup akses sateli lebih luas sehingga mampu menjangkau sebuah lokasi yang tidak bisa dijangkau. Oleh infrastruktur terrestrial namun untuk membuthkan waktu yang lama untuk berlangsung prosesnya komunikasi. Karena adanya gangguan karena radiasi gelombang matahari (sun outage) yang terjadi paling parahnya setiap 11 tahun sekali
Dari
kedua jenis tersebut dapat dibagi menjadi dua bentuk komunikasi data. System
komuniksi data dapat pula bebentuk offline communication system (system
komunikasi offline) dan on line communication system (system komunikasi online)
1.
System komunikasi offline
System
komunikasi offline adalah proses pengiriman data dengan menggunakan
telekomunikasi ke pusat pengolahan data tetapi akan diproses dulu oleh terminal
kemudian dengan menggunakan modem dikirim melalui telekomunikasi dan langsung
dip roses oleh CPU data disimpan pada disket, magnetik tape dan lain-lain
Peralatan yang diperlukan :
1.
Terminal,
Merupakan suatu 1/0 device untuk mengirim data dan menerima data jarak jauh
dengan fasilitas telekomunikasi. Peralatan terminal adalah magnetic tape
unit, disk dirivepaper tape.
2.
Jalur
komunikasi, Jalurnya merupakan fasilitas komunikasi seperti telepon, telegrf,
telex dll.
3.
Modem,
Suatu alat yang mengalihkan data dari system kode digital kedalam system kode
analog.
2.
System komunikasi online
Data yang
dikirim melalui terminal computer bisa langsung diperolh dan diproses oleh
computer.Sistem komunikasi online berupa: Memungkinkan untuk mengirimkan
data ke pusat computer, diproses I pusat computer. Perusahaan yang pertama
mempelopori yaitu American Airlines berlaku komunikasi dua arah. Merupakan
komunikasi data degan kecepatan tinggi. Sistem ini memerlukan suatu teknik
dalam hal system disain dan pemrograman karena pusat computer dibutuhkan suatu
bank data atau database.
Time sharing system
Tekhnik online system
oleh beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai
karena perkembangan proses CPU lebihcepat sedangkan input dan output tidak
dapat mngimbangi.
Distributed data processing system
Merupakan system
yang sering digunakan sekarang sebagai perkembangan dari time sharing system.
Sebagai system dapat didefinisikan sebagai system computer interaktf secara
geogrfis dan dengan jalur komunikasi dan mampu memproses data dengan
computer lain dalam suatu system.
Selain
beberapa jenis komunikasi seperti yang dijelaskan diatas masih terdpat
jenis-jenis yang lainnya yaitu
Komunikasi data
terdiri dari komunikasi data analog dan digital. Komunikasi data analog
contohnya adalah telepon umum – PSTN (Public Switched Telepohone Network).
Komunikasi data digital contohnya adalah komunikasi yang terjadi pada komputer.
Dalam komputer, data-data diolah secara digital. VoIP (Voice over Internet
Protocol) merupakan teknik komunikasi suara melalui jaringan internet. Suara
yang merupakan data analog diubah menajdi data digital oleh decoder.data
digital tersebut di-compress dan di-transmit melalui jaringan IP. Oleh karena
data dikirimkan melalui IP, maka data dikirimkan secara ‘Switcing Packet’ yaitu
data dipecah menjadi paket-paket. Informasi dibagi-bagi dalam paket yang
panjangnya tertentu kemudian tiap paket dikirimkan secara individual. Paket
data mengandung alamat sehingga dapat dikirimkan ke tujuan dengan benar. Dalam
VoIP, terdapat berbagai protokol yang digunakan diantaranya protokol H.323 yang
merupakan protokol standar untuk komunikasi multimedia seperti audio, video dan
data real time melalui jaringan berbasis paket seperti Internet Protocol (IP).
Protokol H.323 mempunyai komponen seperi terminal, gateway, gatekeeper dan MCU
(Multipoint Control Unit). Dalam komunikasi data pada VoIP, secara diagramnya
terdiri atas sumber, voice coder serta jaringan internet. Voice coder merupakan
pengkonversi suara dari data analog menjadi digital. Dalam voip ini masih
memiliki kelemahankelemahan seperti delay yang masih cukup tinggi dibandingkan
dengan telepon biasa (PSTN). Diharapkan dalam perkembangannya, VoIP dapat
meiliki perkembangan yang baik seperti delay yang diperkecil, sehingga dapat
diambil keuntungannya yaitu komunikasi lebih murah terutama untuk komunikasi
jarak jauh atau interlokal.
C. BEBERAPA MEDIA DALAM PROSES KOMUNIKASI DATA :
1.
Media kabel tembaga
Media yang cukup lama digunakan karena memang media inilah
yang menjadi cikal bakal system komunikasi data dan suara. Saat ini media ini
memang masih digunakan hanya saja pemanfaatannya sudah agak sedikit berkurang,
hal ini dikarenakan karena upaya penemuan dan pengembangan media komunikasi
terus dipelajari dan hasilnya terus banyak bermunculan media yang lebih baik
dengan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan keuntungan yang
ditawarkan oleh media kabel tembaga.
2.
Media WLAN
Sebuah jaringan local (LAN) yang terbentuk dengan
menggunakan media perantara sinyal radio frekuensi tinggi, bukan dengan
menggunakan kabel. Media wireless yang tidak kasat mata menawarkan cukup banyak
keuntungan bagi penggunanya, diantaranya :
a.
Meningkatkan produktifitas
Jaringan WLAN sangat mudah untuk di implementasikan, sangat
rapi dalam hal fisiknya yang dapat meneruskan inforasi tanpa seutas kabe lpun,
sangat fleksibel karena bisa diimplementasikan hamper di semua lokasi dan kapan
saja, dan yang menggunakanya pun tidak terikat di satu tempat saja. Dengan
semua factor yang ada ini, para penggunanya tentu dapat melakukan pekerjaan
dengan lebih mudah akibatnya pekerjaan jadi cepat dilakukan, tiak membutuhkan
waktu yang lama hanya karena masalah – masalah fisikal jarigan dari PC yang
mereka gunakan. Berdasarkan factor inilah, wireless LAN tentunyadapat secara
tidak langsung menigkatkan produktifitas dari para penggunanya cukup banyak
factor penghambat yang ada dalam jaringan kabel yang dapat dihilangkan jika
anda menggunakn medi ini. Meningkatnya produktivitas kerja para karyawannya,
tetu akan sangat bermanfaat bagi perushaan tempat mereka bekerja.
b.
Cepat dan sederhana implementasinya.
Implementasi jaringan WLAN terbilang mudah dan sederhana.
Mudah karena anda hanya perlu memiliki sebuah perangkat penerima pemancar untuk
membangun sebuah jaringan wireless. Setelah memilikinya, konfigurasi sedikit
anda siap menggunakan sebuah jaringan komunikasi data bau dalam lokasi anda.
Namun, tidak sesederhana itu jika anda menggunakan media kabel.
c.
Fleksibel
Media Wireless LAN dapat menghubungkan anda dengan jairngan
pada tempat-tempat yang tidak bisa diwujudkan oleh media kabel. Jadi
fleksibilitas media wireless ini benar-benar tinggi karena anda bisa memasang
dan menggunakannya dimana saja dan kapan saja, misalnya di pesta taman, di
ruangan meeting darurat dan banyak lagi.
d.
Dapat mengurangi biaya investasi.
Wireless LAN sangat cocok bagi anda yang ingin menghemat
biaya yang akan dikeluarkan untuk membangun sebuah jaringan komunikasi data.
Tanpa kabel berarti juga tanpa biaya, termasuk biaya kabelnya sendiri, biaya
penarikan, biaya perawatan, dan masih banyak lagi. Apalagi jika anda membangun
LAN yang sering berubah-ubah, tentu biaya yang anda keluarkan akan semakin
tinggi jika menggnakan kabel.
e.
Skalabilitas
Dengan menggunakan media wireless LAN, ekspansi jaringan dan
konfigurasi ulang terhadap sebuah jaringan tidak akan rumit untuk dilakukan
seperti halnya dengan jaringan kabel. Disinilah nilai skalabilitas jaringan
WLAN cukup terasa.
3. Access Point
Digunakan untuk melakukan pengaturan lalulintas jaringan
dari mobile radio ke jaringan kabel atau dari backbone jaringan wireless
client/server ı Biasanya berbentuk kotak kecil dengan 1 atau 2 antena kecil.
Peralatan ini merupakan radio based, berupa receiver dan transmiter yang akan
terkoneksi dengan LAN kabel atau broadband ethernet.
4. Antenna
Digunakan untuk mengkonversi signal high frekuensi (RF)
dalam transmisinya sebagai gelombang di udara. Tipe antena akan menentukan pola
radiasi gelombang seperti omnidirectional, bidirectional, atau
unidirectional.Ada tiga jenis antena RF yaitu Omni-directional, Bidirectional,
dan Unidirectional. Omnidirectional sangat cocok digunakan untuk cakupan
area yang luas. Bidirectional cocok untuk menghubungkan antar gedung.
Unidirectional cocok untuk koneksi point to point antar gedung yang berlainan
daerah. Antena omnidirectional akan merambatkan sinyal RF ke segala arah secara
horizontal, namun jarak daya pancarnya terbatas. Omnidirectional mempunyai
range gain hingga 6db, yang dapat digunakan pada aplikasi didalam gedung.
Karena 6 keterbatasan jangkauan area, maka sering digunakan beberapa access
point untuk memperluas area cakupan, sehingga dapat terjadi overlapping sel.
Penggunaan gain yang tinggi akan menambah range coverage area, sehingga akan mengurangi
jumlah access point dalam satu kawasan. Salah satu tipe antena unidirectional
adalah antena Yagi, antena ini hanya akan mentransmisikan serta menerima energi
sinyal RF dalam satu arah. Antena Yagi merupakan antena unidirectional dengan
gain yang cukup tinggi (antara 12 hingga 18 dBi). Mempunyai bentuk fisik
seperti antena televisi dengan bilah-bilah metal parallel secara melintang.
Radiasinya hampir sama dengan nyala lampu senter saat dinyalakan.
5. Media fiber optic.
Fiber optic secara harafiah arti serat optic atau bisa juga
disebut serat kaca. Fiber optic memang berupa serat yang terbuat dari kaca,
namun jangan anda samakan dengan kaca yang biasa anda lihat. Serat kaca ini
merupakan yang dibuat secara khusus dengn proses yang cukup rumit yang kemudian
dapat digunakan untuk melewati data yang ingin anda kirim atau terima. Jenis
media fiber optic itu sendiri merupakan sebuah serat seukuran rambut manusia
yang terbuat dari bahan kaca murni, yang kemudian dibuat bergulung-gulung
panjangnya sehingga menjadi sebentuk gulungan kabel. Setelah terjadi bentuk
seperti itu , maka jadilah media fiber optic yang biasanya anda gunakan
sehari-hari.
6. Cara fiber optic melewati data
Jika berhubungan dengan alat-alat optik, maka alat-alat
tersebut akan erat sekali hubungannya dengan cahaya dan system pencahayaan.
Serat optic yang digunakan sebagai media, maka yang akan lalu-lalang di
dalamnya tidak lain dan tidak bukan adalah cahaya. Seberkas cahaya akan
digunakan sebagai pembawa informasi yang ingin anda kirimkan. Cahaya informasi
tersebut kemudian ditembakkan ke dalam media fiber optic dari tempat asalnya.
Kemudian cahaya akan merambah sepanjang media kaca tersebut hingga akhirnya
cahaya tadi tiba di lokasi tujuannya. Ketika cahaya tiba di lokasi tujuan, maka
pengiriman informasi dan data secara teori telah berhasil dikirimkan dengan
baik. Dengan demikian, maka terjadilah proses kounikasi dimana kedua ujung
media dapat mengirim dan menerima informasi yang ingin disampaikan.
D. Contoh Kasus Komunikasi Data
Sebenarnya sudah sangat banyak dan
beragam mengenai contoh kasus atau contoh proses komunikasi data, baik itu yang
memerlukan data dengan kapasitas besar ataupun kecil. Misalnya seperti yang
biasa kita lakukan setiap saat yaitu proses pengiriman sms dan e-mail, itu juga
termasuk dalam proses komunikasi data hanya saja kapasitas pesan datanya
terbilang kecil. Namun untuk yang berkapasitas besar juga sangat banyak sekali,
misalnya kebiasaan pengiriman data dalam suatu perusahaan, misalnya suatu
perusahaan yang besar yang telah membuka cabang diberbagai Negara, maka
kemungkinan besar sering melakukan proses komunikasi data.
Sekalipun komunikasi data telah dan terus dikembangkan
sedemikian rupa, namun tetap saja terdapat beberapa masalah dalam proses
komuniksi data, diantaranya sebagai berikut:
a. Keterbatasan bandwith, yaitu kapasitas pengiriman data
perdetik dapat diatasi dengan penambahan bandwith.
b. Memiliki Round Trip Time
(RTT) yang
terlalu besar, dioptimalkan dengan adanya TCP Optimizer untuk mengurangi RTT.
c. Adanya delay propagasi atau
keterlambatan untuk akses via satelit, membangun infrastruktur terestrial jika
mungkin.
Klasifikasi
jaringan komputer terbagi menjadi :
1. Berdasarkan geografisnya, jaringan
komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN). Jaringan wilayah lokal]] merupakan jaringan milik pribadi
di dalam sebuah gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10
kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer
pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama
sumberdaya (misalnya pencetak (printer) dan saling
bertukar informasi. Sedangkan Jaringan wilayah
metropolitan merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang berjarak
10 - 50 kilometer. Kabel transmisi yang digunakan adalah
kabel serat
optik (Coaxial
Cable). Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua. Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau jaringan yang menghubungkan
semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia. Media transmisi utama
adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan
koneksi serat
optik antar
negara.
2. Berdasarkan fungsi, terbagi menjadi
Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung (Peer-to-peer). Jaringan
klien-server pada ddasaranya ada satu komputer yang disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer
lainnya yang sebagai klien (client). Semua permintaan layanan sumberdaya dari
komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini yang
akan mengatur pelayanannya. Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk
bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada
pembagian tugas, misalnya file-server, print-server, database
server dan sebagainya. Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya
lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori,
kapasitas cakram
keras {harddisk),
maupun kecepatan prosessornya. Sedangkan jaringan ujung ke ujung itu
ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer
dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula
harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya. Model jaringan ini biasanya hanya bisa
diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena
komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.
4. Berdasarkan distribusi sumber
informasi/data
a.
Jaringan terpusat
Jaringan
ini terdiri dari komputer klien dan peladen yang mana komputer klien yang
berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen.
b. Jaringan terdistribusi
Merupakan
perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan
klien membentuk sistem jaringan tertentu.
5. Berdasarkan media transmisi data
Pada
jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan
penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi
dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
Merupakan
jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan
kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang
elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Jadi,
komunikasi data dan jaringan yang sedang kita hadapi tidak terlepas dari
kinerja perangkat -perangkat diatas. Dan tentunya pengembangan-pengembangan
perangkat tersebut tidak pernah berhenti. Dikarenakan penggunaan internet yang
semakin menyebar di Dunia. Namun perlu kita ingat bahwa perangkat-perangkat
tersebut tidak akan bekerja semaksimal mungkin tanpa kinerja software-software
pendukung. Oleh karena itru, kita sebagai penerus pengembang software Indonesia
jangan sampai berhenti mengembangkan. Bahkan Kita harus menguasai perkembangan
teknologi Dunia. Dan menjadi penentu teknologi ter-update dan mutakhir.

0 komentar:
Posting Komentar